” Ruang “

Aku ingin membuat novel yang judulnya ‘Ruang’,” ujarku suatu hari pada Sadryna, temanku di kampus.

” Simpel. membuat orang bertanya-tanya, ” jawab Sadryna.

oh, tidak!!!! bantahku cepat. Ruang adalah penuh makna. Tentang sebuah ‘dunia’ kehidupan yang saya persempit dengan kata ‘Ruang’. Pentingnya sebuah ‘Privasi’ terjaga. Ada Ruang dimana kita dengan ‘keluarga’ yang tak boleh tersentuh teman. Ada ruang dimana hanya ada kita dan teman, yang juga tak tersentuh oleh keluarga. Serta, ruang antara kita dengan dia… dunia penuh ‘rahasia’. Seru….!!!!

Novel ini terinspirasi dari buku Balada si Roy, the gogons, 5 cm, Rembulan di wajahMu,  negeri Van Oranje, serta beberapa film Remaja lainnya dan tentu saja buku Looking for Alibrandi. tentang arti sebuah pencarian dan SAHABAT…. hal yang tak kalah penting adalah SINETRON N FTV REMAJA.

Remaja memang tak ada ‘mati’ dan ‘habis’ nya untuk diceritakan….

Cerita remaja dalam novel  ini bukanlah cerita khas teenlit ringan atau berat. tapi, lebih antara perpadu idealisme dan realita hidup [ bingung ].  Permasalahan remaja tidak sebatas hubungan asmara, obsesi, mimpi, cita-cita, persahabatan dan orang tua. tapi lebih dari itu. tentang interaksi sosial yang khas. permasalah batin menghadapi segala hal yang menyangkut kehidupan yang tak bisa diabaikan begitu saja. Inilah yang ingin saya angkat dari berjudul ‘Ruang’.

Bercerita tentang sosok Gia, remaja yang baru saja menyelesaikan sekolah menengah atas, berumur 18 tahun, dihadapkan pada kenyataan tentang pendidikannya yang harus melanjutkan ke ibukota, kota metropolitan yang tak asing lagi bagi dirinya yang selalu menghabiskan waktu liburan di jkt tempat sang ayah. Perceraian orang tua yang membuat ibunya mesti balik ke kampung halaman di daerah sumatra barat dan ayah masih tetap berada di tanah rantau, Jakarta. Sang Ibu tidak ingin masa remaja yang di lewatnya tanpa kasih sayang sang ayah. Jakarta bukanlah bayangannya utk menghabiskan masa pendidikan kuliahnya apalagi harus jauh dari keakraban kawan2nya. Tapi hidup tidak berhenti pada teman2, ia punya cita-cita yang akan melanjutkan hidupnya ke depan.
Pertemuan Gia dan bamby di halte kampus yang berujung pertemuan kedua di tempat kos. Perkenalannya dengan sosok bamby yang membawa ia mengenal sosok Arian, sang playboy dan Rey –misterius — berempat mereka mengatas nama kan ‘Persahabatan’. Ada cerita antara diri dan mereka…. Gia yg mempunyai cerita tentang keluarga tirinya dan ibu, Bamby tentang cita-cita melawan hidup tidak sebatas duit, Arian yang bosan dengan kehidupan kraton dan menjadi boneka sang ayah melampiaskan diri mencari warna hidup lain menjadi playboy bagi wanita-wanita yang dipacarinnya, serta Rey yang setia tapi masih merasa hampa meskipun begitu banyak orang yang menyayanginya. Rey tenggelam dalam bayangan masa lalu kehilangan sang Ayah.
Ruang bermakna, dimana mereka mempunyai ruang privaasi tersendiri tanpa perlu di sentuh oleh satu sama lain meskipun mengatasnamakan sahabat. karena, ada cerita tentang diri dan tentang kita…. Tentang mereka adalah : pergulatan sosial, pelajaran, mimpi, cita-cita, asa dan cinta, dan gaya hidup khas remaja metropolitan. Dan tidak lepas Musik. Musik melupakan sejenak diri sendiri…. bersatu dalam kata ‘Kita’.

Aku sempat membuat tentang ‘Ruang’ ini di notes FB. Berharap ada yang mau kerjasama dalam ‘proyek’ ini. Namun, sayang setelah dipikir-pikir lebih baik mengerjakan sendiri. karena, ini akan terasa bangetttt…. Dan, ini merupakan proses belajar dalam ‘interaksi’ dengan lingkungan.

Berharap, novel ini akan terselesai awal tahun 2010…!!!

NB : Maaf Jee…: 1. Jee jauh dari eka. diskusi di sms, telpon, chatting g’ se asyik diskusi di warung kopi…. ini membuat eka bingung, makanya g’ bisa mengajakmu Kerja sama. padahal pengin banget kerja sama dengan Jee yang pintar dlm ‘diksi’….

Iklan
    • rahma
    • Desember 15th, 2009

    novelnya gw tunggu ya ka…bagus….
    hehehehe…

  1. salam kenal ya, semoga novelnya segera terwujud.
    http://www.hndika.wordpress.com

  2. Sudah rampung belum Kak?:),

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: