Happy New Year 2010

Dulu gue nggak peduli masalah tahun baru itu apa. Sama seperti halnya ulang tahun. nggak ada istimewanya kecuali tanggal merah dan tidur sepuas-puasnya. Mungkin yang gue peduli dulu Idul Fitri (Euforia idul fitri:malam takbiran, THR, Baju lebaran dan MUDIK). 🙂
Semakin gue berjalan, melewati segala fase kehidupan ini (Halah….!) membuat gue lebih peduli pada tanggal dan hari-hari yang dianggap sejarah bagi orang lain termasuk tahun baru. Sama seperti halnya malam ini yang mengusik ‘kepedulian’ hati gue.
Tahun 2009 gue boleh batal ke Anyer ataupun Bandung mengingat pada saat itu jadwal liburan nggak bisa di tolerin buat ‘liburan’. Ataupun mengikuti eda pulang ke Padang (Gila, tiap tahun baru selalu di rumah. huh:( ). Tahun baru cuma dihabiskan dengan bakar-bakar di rumah K’ Eka bareng anak2 kinasih.
Beberapa hari sebelum menghadapi tahun baru, gue bingung mo ngapain. G’ ada teman, terperangkap dalam kegiatan online dan ‘sendiri’.( sampai mati gaya pun laptop masih menjadi ‘surga’ bagi gue….). Terjebak pada ‘euforia’ orang tentang tahun baru membuatku ‘sedih’. Gue cuma bilang ke Al, seperti ini:
“Paling, gue mo nonton ampe tengah malam terus nongkrong di bundaran H.I,” * Cuma masalahnya gue benar-benar ‘cekak’ banget.[ Dinar yang gue harap bisa nolongi gue cuma ngirim sms kyk ginih :”Waduh, maaph k’….gue udah usaha mo minjam ke teman gue Uang buat loe tapi kgk ada,” dan gue kehilangan no. semua org yg biasa gue minta tolong termasuk no.Abang gue. Huh….gue sms seorg teman kgk di balas. Argght…] Gue cuma bisa mo nangis menikmati ‘penderitaan’ ini. Ehm….

sms dari Heru yang mengajak acara tahun baru di depang langsung gue ‘sambut’ dengan dukacita. Selama perjalanan ke Depang ada sms dari anak Padus–teman-temannya Yudi– ngajaki ke rumah Siska. ini jelas seru. Membuat gue sedikit ragu. Tapi, gue tetap melangkah ke Depang, penasaran bergabung dengan anak-anak kecil jalanan. cukup Jauh juga di ajakin jalan kaki ke Depang. tapi, gue begitu menikmati.
Pemandangan pertama memasuki ‘Depang’ gue di sambut dengan ‘asap’ pembakaran sampah yang membuat dada gue ‘sesak’. [Gue emang udah biasa dengan debu jalanan ibu kota, tapi setidaknya selalu ada masker yang terkadang gue kenakan].
Tumpukan sampah dan tentu saja tawa anak kecil yang begitu bandel dan riuhnya minta ampun. beberapa lama gue terdiam menikmatinya. Apalagi saat melihat sebuah rumah yang…. *maaph, g’ pantas dihuni. bagaimana bisa tidur nyenyak dengan nyamuk dan tikus. dirumah K’ Idar saja sudah membuat gue nggak betah apa lagi ini. tapi, gue bertahan dan berusaha memikir tentang pelajaran hidup yang ‘baru’ gue dapati, berusaha gue cerna dalam setiap detik yang berlalu menyambut 2010.
Ada yang membuat gue ‘rada’ gimana saat disuguhi makan dengan ‘kerang’ dan ‘nasi dingin’ serta sambal. rebutan anak-anak yang antusias menyambut makanan, sedangkan gue menatap agak gimana ragu untuk memakannya. Pada akhirnya gue memakannya, ” ini makanan ka’…. nggak akan mati klo loe makan,” terdiam beberapa saat dan akhirya gue luluh juga memakannya. gue ikut menikmati seperti anak-anak yang menikmati makanan ‘lezat’ ini.
Ada miris di hati gue, saat mereka berebutan sprite dan rela mengambil gelas yg ‘tak layak’ demi bisa menikmati minuman tersebut. Apalagi saat sesi kuis dan nyanyi serta ‘kembang api’. gue hanya mampu menangis.
Saat renungan menyambut tahun baru, pas gue di persilahkan untuk ngomong. Gue nggak mampu untuk lagi berbicara. Merangkai kata yang takutnya hanyalah ‘kepedulian sesaat gue malam ini’ dan ‘omong doang’. cukup hati gue yang tahu bagaimana perasaan gue malam ini. ada kata-kata Heru yang keren dalam penggunaan ‘tanah basah’ untuk depang pada saat renungan.
Gue tidak tahu harus ngomong apa kepada BM yang udah ngajaki gue ke sini berbaur pada ‘wajah-wajah’ bocah yang ditangan merekalah janji bangsa ini tergengam untuk menjadi lebih baik. Terima kasih pada malam tahun baru ini. Terima kasih telah mengajarkan gue tentang rasa syukur dan ‘peduli’ terhadap mereka.
seperti yang Aris bilang. ” mereka rakyat, gue rakyat…”
Malam ini menjadi sangat berharga bagi gue, pengalaman pertama yang tidak mungkin terlupakan dalam sejarah hidup gue.
Terima kasih….!!

Iklan
    • KutuBacaBuku
    • Januari 1st, 2010

    wahhh … seru yah menjalani hari yang terkesan istimewa dengan anak2 yg benar2 istimewa ^^

    sementara adit hanya bisa kerja dan kerja di kantor sampe jam setengah 3 pagi T-T

    jangan berhenti dsini yah ka, jangan pernah berhenti untuk berbagi

    • Semangat adit….!!!! Tapi, adit juga kerenn ‘tahun baru’nya… kerja euy. Workholic banget loe… hehehehheh.

      Thanks, insya Allah nggak berhenti di sini 🙂

  1. Salam sukses di tahun baru 2010. Semoga kesuksesan dan kebahagian selalu mengiringi hidup kita di masa mendatang.

    • KutuBacaBuku
    • Januari 1st, 2010

    kerja itu kan cuma akhir, bukan keseluruhan dari tahun baru adit. hee, lihat deh postingan adit yg baru

    • Piet Sn
    • Januari 2nd, 2010

    seruu ya ka…
    lebih bermakna, dibanding niup trompet n’ liat kembang api doang..
    (^_^)

    • Ya, piet… andai dirimu ada di sini kawan!!! liburan ka tampek wulan wak yo..!!

    • dita saraswati
    • Maret 17th, 2010

    depang itu dimana sih ka??
    penasaran..
    kadang pengen juga ngerasain ada diantara anak” sperti itu..
    sepertinya hidup ga ada beban walaupun ga punya apa”..
    kita” yang jarang bersyukur jadi malu dibuatnya.. -.-

    • Di daerah rawa sarie ex:’Departemen Pangan’ gituh k’…. Ayo,,, hah kangen ngamen bareng anak2 kinasih. sayang kamunya g’ ikut…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: